Kamis, 23 Juli 2026

Julian Alvarez Pilih Barcelona Dibanding Arsenal, Atletico Minta Rp 2,4 Triliun

Penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, dikabarkan lebih memilih untuk berlabuh ke Barcelona ketimbang menerima pinangan Arsenal pada bursa transfer musim panas ini. Pemain asal Argentina tersebut enggan kembali berkarir di Premier League setelah dua musim membela Manchester City.

Striker Atletico Madrid Julian Alvarez dikabarkan mantap memilih Barcelona sebagai destinasi utamanya jika meninggalkan Metropolitano musim panas ini. Keputusan ini membuat Arsenal harus gigit jari dalam perburuan bomber timnas Argentina tersebut.

Meskipun CEO Atletico Madrid Miguel Angel Gil menegaskan tidak ada rencana melepas sang pemain, keinginan Alvarez untuk hengkang terus menguat. Klub ibu kota Spanyol itu dilaporkan hanya mau mematok harga tidak kurang dari 120 juta pound sterling atau sekitar Rp 2,4 triliun.

"Alvarez diproyeksikan memakan biaya lebih dari 120 juta pound sterling dan sang pemain sendiri tampaknya sudah mantap memilih pindah ke Barcelona," ungkap Koresponden Transfer Football Insider, Pete O'Rourke.

O'Rourke juga menambahkan bahwa Alvarez sama sekali tidak tertarik untuk kembali berkarir di Premier League. "Saya tidak berpikir dia terlalu berhasrat untuk kembali ke Liga Inggris setelah baru saja meninggalkan Manchester City pada 2024 lalu," lanjutnya.

Di sisi lain, Barcelona diyakini belum menyerah mengejar tanda tangan sang penyerang meski tawaran awal senilai 100 juta pound sterling sempat ditolak Atletico. Arsenal kini harus mengalihkan fokus ke target lain setelah manajer Mikel Arteta menganggap lini depan timnya masih membutuhkan opsi penyerang baru.

Redaksi Rafael Ribeiro La Liga
Redaksi Rafael Ribeiro La Liga
Tim redaksi Rafael Ribeiro La Liga yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari La Liga Spanyol.
Redaksi Rafael Ribeiro La Liga adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari kompetisi tertinggi Spanyol. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.