Kamis, 23 Juli 2026

Barcelona Lirik Aymeric Laporte, Klausul Rilis Murah tapi Bukan Prioritas

FC Barcelona dikaitkan dengan bek tengah pemenang Piala Dunia, Aymeric Laporte, yang memiliki klausul rilis terjangkau sebesar 12,5 juta euro. Meski berpotensi memperkuat lini belakang, prioritas utama Blaugrana saat ini adalah memperkuat lini serang dan keputusan akhir berada di tangan pelatih Hansi Flick.

FC Barcelona terus memantau situasi bek tengah Athletic Club, Aymeric Laporte, pada bursa transfer musim panas ini. Pemain berusia 32 tahun tersebut memiliki klausul rilis yang terhitung murah, yakni sebesar 12,5 juta euro (sekitar Rp218 miliar).

Meski memiliki nilai transfer yang sangat terjangkau untuk bek berkelas internasional, manajemen Barcelona menegaskan bahwa Laporte bukan prioritas utama saat ini. Pihak klub memilih mengalokasikan anggaran utama mereka untuk merombak sektor penyerangan.

"Klausul rilisnya sangat terjangkau, tetapi fokus utama klub adalah mendatangkan penyerang berkualitas tinggi," ujar jurnalis SPORT, David Bernabeu, mengenai rencana transfer Barcelona.

Saat ini Barcelona telah mendaratkan Anthony Gordon dan hampir merampungkan transfer Karim Adeyemi, sembari terus mengejar Julian Alvarez. Ditambah lagi, potensi kepergian Ferran Torres membuat kebutuhan akan penyerang baru semakin mendesak dibanding bek tengah.

Pelatih Hansi Flick juga masih merasa puas dengan komposisi lini belakang yang diisi Pau Cubarsi, Gerard Martin, Eric Garcia, Andreas Christensen, dan Ronald Araujo. Pembelian Laporte baru akan direalisasikan jika Flick merasa membutuhkan opsi tambahan atau jika ada bek yang memutuskan hengkang.

Redaksi Rafael Ribeiro La Liga
Redaksi Rafael Ribeiro La Liga
Tim redaksi Rafael Ribeiro La Liga yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari La Liga Spanyol.
Redaksi Rafael Ribeiro La Liga adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari kompetisi tertinggi Spanyol. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.